Jumat, 25 April 2008

Mari bernyanyi untukmu negeri dari bg Iwan f

Demi hukum.... hak pun bisa di pangkas
demi hukum.... UU pun bisa di langgar
demi hukum.... sistempun bisa di tembus...
demi hukum.... jendral sekalian pun bisa ke tiang kgantungan..

Sedikit arogan memang, tp itu lah sebuah idealitas ttg sebuah negara hukum...
Jika benar dalam negara ini menjunjung tinggi nilai2 hukum.. maka layak hukum adalah raja dari sebuah kerajaan rakyat yg berdaulat..

Bicara hukum, berarti bicara ttg hak-hak hukum, bukan kewajiban hukum, tp adalah kewajiban terhukum... ha ha ha ha...
kenapa harus tertawa..

Di saat menulis ini terlintas sebuah kejadian di benak saya ttg ke gagalan KPK untuk mengeledah ruangang anggota DPR RI Al amin yg tersangkut kasus suap pembebasan hutan lindung di kab.Bintan, hanya dengan alasan, KPK belum memperoleh izin dari pengadilan setempat untuk mengeledah ruangan DPR tersebut..

ha ha ha ha.....Ketua DPR RI pun gugup...mungkin karna mereka berfikir.. yg menciptakan KPK kan DPR, masak kita juga yg mau di masukan penjara ha ha ha .. itu namanya pion melawan raja donk... ha ha ha ha...yg lebih aneh nih...seorang anggota DPR dari partai Demokrat malah mengusulkan untuk membubar KPK.. ha ha ha ha...anggota DPR macam apa itu..'
dasar mental kerupuk...dulu bego sekarang tetap aja bego..ha ha ha..
ini satu alasan kenapa revolusi harus di mulai.. jgn ikut2 an dirikan partai.. itu namanya sama dgn gali kuburan kita sendiri..ha ha..

Sekali lagi.. jika kita punya niat untuk menegak kan hukum di negeri ini, jgn pernah menghalanginya dengan prosedural yg basi dan memuakkan.. masak penegakan hukum ada birokrasi komplitnya ha ha ha..


Ingat..di saat anda tertuga melanngar hukum, walau dgn prinsip2 asas praduga tidak bersalah, maka di saat itu juga anda di duga melanggar hak hak hukum, yg tentunya adalah melanggar hak kebenaran dalam hidup. baik itu individu, masayarakat dan negara...

okey bro....... mari berjuang demi hukum..

by. gingga biru

Tidak ada komentar: